faslilitator-masyarakat.org
Home Publikasi Jejaring Pasang Iklan F.A.Q Hubungi Kami              
Mitra Pemberdayaan Kelompok Tani Pulau Lombok | Proposal IRI: Pelatihan Kepemimpinan & Keahlian Advokasi | Pengajuan Proposal Skema Blok Dana Hivos Asia Tenggara | Ekspo Pembiayaaan Koperasi & UKM akan digelar

Pencarian | 0 Komentar

Merubah Pola Pikir
oleh:jaenmika tanggal: 27.Sep.2009 1586 Klik

Realita perubahan pola pikir, latar belakang pendidikan, keterampilan serta keterbatasan informasi dengan kemakmuran. Oleh Jaenis Wahju Djatmiko.

64 tahun usia kemerdekaan negri kita, seharusnya kesejahteraan dan kemakmuran sudah bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tetapi pada kenyataannya ketimpangan dan kesenjangan kesejahteraan di masyarakat masih banyak kita jumpai di setiap aspek kehidupan rakyat Indonesia. Bukan hanya di desa-desa terpencil, di daerah perkotaan kesenjangan itu masih banyak kita dapati.

Pertanyaan mendasar: kenapa kesenjangan tersebut bisa terjadi?

Jika dilihat lebih detail hal tersebut terletak di unsur manusianya itu sendiri, yaitu masyarakat yang masih memiliki “pola pikir” yang terkungkung. Pola pikir yang terkungkung oleh latar belakang pendidikan yang minim, bekal keterampilan yang tidak mencukupi, dan arus informasi yang kurang. Dengan adanya hambatan tersebut mengakibatkan daya kreasi dan daya saing untuk meraih kemakmuran jadi sangat terbatas.

Guna mempercepat pembangunan kemakmuran di daerah-daerah tertinggal, sasaran utamanya adalah merubah pola pikir masyarakat itu sendiri. Dengan perubahan pola pikir, diharapkan masyarakat mampu mandiri dalam mencapai kesejahteraan dan kemakmuran. Hal tersebut dapat terwujud dengan cara:

Pendidikan

Pemerataan pendidikan di seluruh Nusantara merupakan satu jalan yang harus bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang, semakin merangsang orang tersebut untuk mempelajari hal-hal baru yang pada akhirnya menciptakan perubahan pola pikir dan merangsang etos kerja yang baik. Jadi pendidikan yang berkualitas harus bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, baik dari ibu kota sampai pelosok negri.

Keterampilan

Kemampuan seseorang untuk menghadapi tantangan terletak pada keterampilan orang tersebut menghadapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi. Pembekalan keterampilan sangat penting dilakukan jika kita ingin mengadakan perubahan di masyarakat. Seorang petani harus memiliki keterampilan bertani yang baik dan benar. Seorang peternak harus memiliki keterampilan teknik beternak yang efektif. Demikian juga dengan jenis-jenis keterampilan yang lain harus dengan mudah bisa di akses oleh masyarakat, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk bersaing dan mengembangkan dirinya.

Informasi

Dewasa ini informasi sudah menjadi kebutuhan pokok, tetapi pada kenyataannya masih banyak daerah-daerah yang terisolir dari dunia luar. Masyarakat yang terputus informasinya akan menjadi masyarakat yang statis dan monoton. Masyarakat yang tidak akan pernah berubah yang pada akhirnya akan tertinggal oleh daerah lain.

Ketiga hal di atas akan berjalan dengan lancar jika pemerintah ikut ambil bagian serta melibatkan kalangan dunia usaha dan masyarakat. Peran pemerintah menjadi regulator dan penyedia fasilitas yang tidak mungkin dipenuhi oleh non pemerintah.

Dengan perubahan “pola pikir” di masyarakat, maka perubahan-perubahan yang diprogramkan akan dengan mudah dilaksanakan dan diterima dengan baik, yang pada akhirnya masyarakat akan mampu mengembangkan potensi lokal demi kemakmuran bersama. Kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dinikmati secara aman, adil, dan demokrasi. Indonesia makmur raya bukan lagi slogan, tetapi cita-cita yang akan di raih dan diwujudkan oleh pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

Yogyakarta, 27 September 2009
Jaenis Wahju Djatmiko, ST.

0 Komentar SocialTwist Tell-a-Friend
Artikel Lainnya
Cerita & Wawancara Lainnya
Jajak Pendapat

Informasi apa yang paling anda butuhkan melalui website ini?
Info Pelatihan
Artikel
Berita
Profil
  Lihat Hasil



Tips Trik Lainnya
read more Membangun Masyarakat Cerdas
oleh: Content Manager
11.Mar.2010
read more Membuat Sendiri Sumber Nutrisi
oleh: Content Manager
26.Nov.2009
read more Peran Fasilitator Penyadaran Gender
oleh: Content Manager
25.Agu.2009
read more Layanan Komunikasi Murah bagi UKM
oleh: Content Manager
29.Jul.2009
read more Multimedia dan Web 2.0 untuk Advokasi
oleh: Content Manager
17.Jul.2009
read more Menjadi Fasilitator yang Menarik
oleh: Content Manager
19.Jun.2009
read more Menjadi Percaya Diri
oleh: Content Manager
19.Jun.2009